Skip to main content

2. Skala Pengukuran dan Transformasi Data #Path Analysis


A. Model Skala Interval


Model skala interval adalah skala yang menunjukkan jarak antara satu data dengan data yang lain dan mempunyai  bobot yang sama. Analysis  statistik yang digunakan ialah uji statistik parametrik.
Contoh:
  1. Skor Ujian Perguruan Tinggi  dalam tingkatan A, B, C, D, dan E.
  2. Skor IQ
  3. Waktu: detik, menit, jam, hari, minggu, bulan dan tahun.
  4. Temperatur atau suhu.
  5. Mengurutkan: pelayanan, keadaan persepsi pegawai dan sikap pimpinan.  Sangat puas, Puas, Cukup Puas, Kurang Puas, Tidak Puas.

Comments

Popular posts from this blog

Seluk Beluk Regresi

YANG DIPERLUKAN UNTUK REGRESI LINEAR BERGANDA   Uji Reliabilitas Menunjukkan sejauh mana suatu alat pengukur dapat dipercaya atau di andalkan. Reliabilitas konsistensi alat pengukur dalam mengukur gejala yang sama. Suatu kuisioner dikatakan reliable dapat dilihat dari nilai Chronbach Alpha, jika lebih besar dari 0.6 maka dapat dikatakan bahwa item kuisioner reliable Uji Validitas Validitas merupakan suatu ukuran yang menunjukkan sejauh mana suatu instrument dapat mengumpulkan data secara tepat dansesuai dengan variable yang di teliti. Jika r hitung lebih besar dari r table atau sig lebih kecil dari α=0.05 maka instrument yang digunakan valid Koefisien Determinasi (R 2 ) Koefisien Determinasi (R 2 ) pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen. Nilai koefisien determinasi adalah di antara nol dan satu. Nilai R 2 yang kecil berarti kemampuan variabel-variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen amat terba

1. Konsep dan Pengertian #Path Analysis

A. Pengertian Path Analysis Analisis jalur atau path analysis dikembangkan pertama sekitar tahun 1920 oleh Sewall Wright, dia merupakan ahli genetika. Oleh Bohrnstedt Path Analysis diartikan sebagai "sebuah teknik untuk memperkirakan pengaruh yang dimiliki variabel independen terhadap variabel dependen dari serangkaian korelasi yang diamati, mengetahui serangkaian hubungan asimetris sebab akibat yang dihipotesiskan antar variabel." sedangkan tujuan utama Path Analysis adalah " sebuah metode untuk mengukur pengaruh langsung pada setiap jalur (path) yang terpisah dalam sistem tersebut dan dengan demikian dapat menemukan sejauh mana variasi dari efek yang diberikan oleh masing-masing penyebab (Dependent Variable). Metode ini tergantung pada kombinasi pengetahuan (Theory) dari tingkat korelasi antara variabel-variabel dalam suatu sistem dengan pengetahuan yang dimiliki dari hubungan sebab akibat. (Maruyama, 1998) Jadi, model Path Analysis digunakan untuk menganalisis